Our Blog

DPRD Tinjau Pembangunan Ruang Operasi RSU Sibolga

Friday 09 March 2007

DPRD Tinjau Pembangunan Ruang Operasi RSU Sibolga

Pembangunan empat unit ruang operasi RSU Ferdinand L Tobing Sibolga masih kurang layak, bila disesuaikan dengan pedoman pembuatan ruang operasi standar kesehatan nasional. Tetapi pembuatan ruang operasi ini juga sudah cukup baik dapat mencapai 80 sampai 90 persen, bila kita bandingkan dengan rumah sakit di Penang.

Hal tersebut dikatakan anggota DPRD Kota Sibolga dari Komisi III Hj Nur Arifah Amd bersama H Kasim Sinaga dan Bismar Panjaitan kepada Global saat melakukan peninjauan pembangunan ruang operasi RSU Ferdinand L Tobing Sibolga, Kamis (8/3).

Dijelaskan, pelaksanaan pembangunan empat unit ruang operasi tersebut yang saat ini dalam tahap dikerjakan, masih ada beberapa yang kurang memenuhi kriteria. Seperti pembuatan keramik dinding yang seharusnya pada dinding tidak ada skat dan harus mulus. Sehingga saat pembersihan dinding mudah dan tidak akan meninggalkan noda atau bakteri di dinding.

"Begitu juga masalah luar ruangan masih kurang dan tinggi ruangan harus mencapai 4 meter, tetapi ini masih kurang," ujar Nur Arifah yang diamini rekannya.

Hal ini sudah diberitahukan oleh DPRD Sibolga kepada rekanan yang menangani proyek dan pihak konsultan, agar merubah pembangunan ruang operasi dan ruang sterilisasi udara. "Memang bila kita bandingkan bangunan sebelumnya, sudah ada yang dirubah. Tetapi memang dari bestek atau gambar yang kita lihat usulan dari provinsi, itu jelas kurang standar," ujar Nur Arifah.

Usai melakukan peninjauan ketiga anggota DPRD Kota Sibolga tersebut mendatangi Direktur RSU Ferdinad L Tobing Sibolga Dr Lubuk P Saing SPD untuk berbincang-bincang seputar kekurangan di rumah sakit tersebut.

Direktur RSU Ferdinad L Tobing Sibolga Dr Lubuk P Saing SPD mengatakan, pembangunan empat unit ruang operasi masih dalam tahap dikerjakan. Pihaknya akan berupaya melakukan pembenahan untuk RSU kebanggan warga Sibolga ini dari tenaga medis maupun alat-alat medis.

"Kita telah mengajak para dokter-dokter spesialis untuk mau ikut mengabdi di rumah sakit ini. Saat ini sudah ada dokter yang mau mengabdi di rumah sakit ini, salah satu dokter bedah, yaitu Dr Didung Sinulingga. Selain itu masih ada 2 orang lagi dokter spesialis,” katanya.

Diakui hingga kini, RSU Dr Ferdinad L Tobing masih banyak kekurangan dokter spesialis dan inilah yang akan menjadi PR bagi pimpinan rumah sakit untuk melakukan pembenahan. Tidak saja menyangkut tenaga perawat dan fisik bangunan terus dilakukan perbaikan dan pembenahan, sehingga orang yang berobat ke rumah sakit dapat merasa nyaman dan lekas sembuh.

“Dalam program kerja kita juga, pihak RSU Dr Ferdinand L Tobing Sibolga berencana akan melakukan operasi katarak gratis," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD Kota Sibolga Bismar Panjaitan memberikan usulan kepada Direktur RSU Ferdinad L Tobing Sibolga Dr Lubuk P Saing Spd agar nantinya pihak rumah sakit dapat memikirkan parit pembuangan limbah cair diganti dengan baru. Tidak seperti sekarang ini banyak parit pembuangan limbahnya berkelok-kelok, sehingga membuat limbah tersebut tersendat-sendat.

"Tetapi kalau parit limbah dibuat berbentuk bulat, maka aliran limbah akan berjalan lancar dan terhindar dari kumpulan sarang nyamuk atau penyakit lainnya," katanya.

Global | Sibolga
loading...

SIBOLGA Designed by Templateism | Blogger Templates Copyright © 2014

Theme images by richcano. Powered by Blogger.