Our Blog

PNS Bolos

Wednesday 14 March 2007

Satpol PP Pemko Sibolga Razia Pelajar dan PNS Bolos

Mulai bulan Janurai sampai Februari 2007, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kota Sibolga, merazia 20 orang siswa yang bolos pada jam mata pelajaran sekolah dalam operasi kasih sayang siswa pelajar dan 14 orang Pegawai Negeri Sipil atau Tenaga Harian Lepas (PNS/ THL) yang sering mangkal di kedai kopi dan pasar pada jam kerja dalam operasi razia pembinaan terhadap PNS dan THL di Kota Sibolga.

"Kita tidak pandang bulu dalam melakukan razia, siapapun kalau memang melanggar kita akan razia, dan kita berikan pembinaan,khususnya bagi anak-anak sekolah dan bagi PNS/THL akan kita laporkan ke dinas masing-masing," ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kota Sibolga Singkat Sijabat SSos kepada Global, Selasa (13/3).

Dijelaskannya, untuk tahun 2006 saja, dalam operasi kasih sayang siswa pelajar di wilayah Kota Sibolga yang terjaring pada jam mata pelajaran sebanyak 146 orang dengan rincian pada bulan Februari 40 orang, Maret 22 orang, April 9 orang, Juli 13 orang, Agustus 28 orang, September 22 orang November 6 orang, Desember 6 orang dan bulan Januari, Mei, Juni dan Oktober nihil.

Sementara razia dan pembinaan terhadap PNS/THL yang terjaring di kedai kopi dan pasar pada jam kerja sebanyak 39 orang yaitu PNS 28 orang dan THL 11 orang. Dan dengan rincian pada bulan Mei 7 orang, Juni 23 orang, Juli 3 orang, September 3 orang, Oktober 3 orang. Sedangkan pada bulan Januari, Februari, Maret, April, Agustus, November dan Desember nihil, katanya.

Untuk tahun 2007 mulai bulan Januari sampai Februari, Satpol PP Sibolga sudah menjaring 20 orang siswa yang bolos pada jam mata pelajaran sekolah dalam operasi kasih sayang siswa pelajar dengan rincian bulan Januari sebanyak 11 orang dan Februari 9 orang. Sedangkan PNS/ THL yang terjaring dalam razia di kedai kopi dan pasar pada jam kerja 14 orang, dengan rincian bulan Januari sebanyak 3 orang dan Februari 11 orang.

Sebenarnya, kata Sijabat, razia ini kita laksanakan guna meningkatkan disiplin anak-anak sekolah agar dapat belajar dengan baik di sekolah masing-masing. Mereka diharapkan menjadi anak-anak pintar dan meneruskan pembangunan bangsa ini.

"PNS/THL agar betul-betul menggunakan waktu bekerja dengan efektif, kalau kita lihat sering PNS/THL tidak bekerja sungguh-sungguh dalam melayani masyarakat pada dinas kerja masing-masing. Seharusnya mereka dapat menjadi teladan bagi masyarakat," ujar Singkat Sijabat.

Diakuinya, dalam melakukan razia kasih sayang siswa pelajar ada hambatan yaitu pada saat petugas Sat Pol PP yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan melakukan razia di lapangan, para pemilik warung selalu melindungi siswa yang bolos, sehingga siswa tersebut tidak dapat ditangkap petugas, tetapi semuanya dapat kita atasi dan lancar-lancar saja, ungkap Sijabat.

Ditambahkan Sijabat, operasi kasih sayang siswa pelajar dan operasi razia pembinaan terhadap PNS dan THL akan terus dilaksanakan sesuai dengan surat edaran Walikota No 800/583/2006, tanggal 16 Mei 2006 perihal penertiban dan razia terhadap PNS/THL Pemko Sibolga dan surat edaran Walikota Sibolga No 800/584/2006, tanggal 16 Mei kepada Sat Pol PP Kota Sibolga untuk melaksanakan penertiban dan razia terhadap PNS/THL Kota Sibolga yang berkeliaran di warung kopi atau pusat perbelanjaan pada jam dinas, tanpa izin dari atasannya.

Tigor Manalu >> Global | Sibolga
loading...

1 comment:

Unknown said...

Issue ini sudah sudah menjadi cerita lama. Sejak saya masih duduk di bangku sekolah, tahun 1990-an, hal seperti ini sudah pemandangan lumrah. Mental PNS itu di mana-mana selalu sama, saya tidak mengerti salahnya di mana. Mungkin salahnya ada pada pola recruitment dan pembinaan serta sistem yang ada di tiap instansi pemerintahan. Mental korupsi (uang, waktu, fasilitas) masih belum dapat hilang dari aparat pemerintah.

Pak Tigor Manalu, penulis, boleh tahu gak alamat Anda?

SIBOLGA Designed by Templateism | Blogger Templates Copyright © 2014

Theme images by richcano. Powered by Blogger.